Sabtu, 05 Oktober 2013

[Poetry] Persimpangan

persimpangan, google


Sebuah persimpangan
sebuah jalan terbentang memanjang
kini dan dulu berbelok bergantian bersama kenangan
berkejaran dalam waktu berbarengan

aku, kamu, kalian, mereka, teman, kawan 
balapan menggebu-gebu dalam lintasan yang berbeda
aku menggigil mengurai air mata
persimpangan sungguh tempat penuh duka
ketika rencana tak sama
kawan, sungguh kita melintas dalam orbit yang berbeda
kelak mungkin aku membayangkan bunga kamboja diatas samudra
atau kita berpandora menikmati masa lalu yang bahagia

kawan, aku sungguh bahagia
dan aku sedikit kecewa, mungkin iya
saat kamu berbelok ke dalam galaksi andromeda
meninggalkan nuansa yang sungguh nostalgia
bagian hidupku yang sungguh berharga

roda terus memutar, wahai kawan...
kertas dosaku tak pernah pudar nian
hutang budiku yang membuih deras di lautan
maaf dan terimakasihku menjalar sekujur badan
tak lekas hilang bersama lautan

Kamis, 03 Oktober 2013

[Poetry] Aku Janji



malang nian aku si pangeran abu-abu
ditinggal engkau yang pergi dalam rengkuhan cintamu
sungguh aku bukan tembok yang ingin kau gapai
mungkin karena idealismeku yang sungguh tak sampai
kau pergi mengejar mimpimu di batas samudra biru
demi hatimu yang kuat memburu
hancurku asaku yang tak kuat membalas
sakit rinduku yang tak kunjung tuntas
ketika sejenak kau pergi melayang wahai putri bidadari
kau pergi dalam burung besi
ku titipkan sebuah tanda mata untukmu
lambang kita di masa lalu
sampaikan salamku pada pohon sakura
kelak kita bertemu di dalam nirwana
dibawah rimbunnya dedaunan musim semi
aku janji....


nb : puisi ini terinspirasi teman baik saya yg baru berpisah ditinggal 'pacarnya' ke negeri sakura. hope you both get well soon.

Selasa, 01 Oktober 2013

Bandung Lautan Hotpants

Eiitttts... kembali lagi bersama sayah, ksatria nyasar dari planet Merkurius... Kali ini saya mau ngebahas hotpants

hotpants from google

Hotpants, salah satu celana super mini dan cukup ngetrend di kalangan penggunanya sangat menarik sekali untuk dibahas. Sepertinya namanya yang terdiri dari kata Hot yang artinya panas dan Pants yang artinya celana, memang mengundang hawa panas disekujur tubuh lelaki hidung belang dan paling alim sekalipun. *ngeles
Walaupun saya masih bingung siapa yang mempopulerkan celana jenis ini, hotpants cukup menarik perhatian para pengagum paha sekaligus mengundang keprihatian presiden RI banyak pihak.
Sebenarnya saya pribadi tidak setuju tapi apa boleh buat, lumayan buat cuci mata  tidak mau berkomentar banyak masalah ginian. Toh saya bukan desainer fashion yang bisa bilang, "iiihhhhh hotpantsnya keren, buat eike aja dong " *kemudian desainer tersebut berfoto syur sambil menggunakan hotpants

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Hotpants seperti halnya hotdogs, bisa dikatakan dua buah kata yang tidak berkorelasi dengan bentuk aslinya. Hotpants, celana panas yang kalo dipikir-pikir lebih cocok disebut mini short pants, dengan ukuran super kecilnya.
Begitupun dengan hotdogs =anjing panas, saya masih ga ngerti kenapa pas pesen hotdog tapi yang dikasih sandwich+sosis bukan anjing panas , malahan sosinya pun ga ada daging anjingnya sama sekali.
Yah begitu banyak orang yang menggunakan istilah yang ga dikenal, mungkin kayaknya seneng bikin sensasi. Bubur Bajing Luncat, Nasi bakar huru hara, Eskrim Perawan, Nasi Kalong, Cinta bertepuk sebelah tangan, Sate Beledug , mungkin termasuk contoh-contoh istilah yang ga masuk akal dan jauh banget dari bentuk aslinya yang udah pasti ga mirip *random

---------------------------------------------------------------------------------------------------

Back to topic, with my humble and with my respect of bandung lautan api, the great history that people wouldn't forget.
Seiring berjalannya waktu, kata-kata plesetan seperti Bandung 'lautan sampah' sempat menyeruak hingga merusak gendang telinga tiap orang. Begitupun kini, sudut pandang dan kultur masyarakat yang berubah dan makin banyaknya Korean style yang diadaptasi di indo. membuat sebagian dari kita mau nggak mau terbawa kultur baru ini. Bisa dibilang Bandung sekarang sudah berubah menjadi Bandung Lautan Hotpants. *keprok

Efek globalisasi secara tidak langsung membuat sebagian para ladies terbawa kultur ini. Walaupun lengan dan paha mereka ga bisa dibedain saking miripnya, akan tapi tetap saja ada yang nekad memakai hotpants. Anak SMP, SMA , kuliahan bahkan MILF ibu-ibu muda pun tidak ketinggalan menggunakan hotpants. Walaupun sebenarnya muka udah ga semulus paha mereka, tapi masih banyak yang nekad pake hotpants. Tobat dah.. tobat mbak..

Buat cewe-cewe plisssss untuk tidak menggunakan hotpants jika memang mendatangkan rating yang buruk, katarak stadium awal dan diare akut, jikapun kami para pria terkena diare maka cukuplah kami diberi oralit sebelum kami mati dehidrasi.  *ngeyel
Ohya..jangan pula salahkan pria yang orientasi seksualnya menjadi menyimpang, jika kalian menggunakan hotpants tidak pada seleranya. Sehingga makin banyak cewe yang ditelantarkan gebetannya yang pindah selera ke cowo-cowo. Dan ujung-ujungnya kalian para ladies yang ditelantarkan ..............................................................................................Tuhkan jadi banyak cewe nangis, nangis lagi kan...nangiiss.. *ngasih tissue ke semua cewek*

I don't care about that, my heaven was here and always be here forever. Bandung udah jadi surga kecil saya sejak lama, walaupun sekarang udah merantau ke ibukota.
Meskipun di bandung udah menjamur cewe ber-hotpants atau cewe erotis pragamatis  ala trio macan harimau pun, selama tak ada pria yang berhotpants yang mampu membuat saya pingsan maka sesungguhnya saya sungguh merdeka, aman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Silahkan yang berhotpants dengan baik, kalian akan mengingat bagaimana tidak enaknya masuk angin gara-gara pake hotpants atau kaki kalian digigit nyamuk. Yang pasti, selama hotpants kalian tidak membuat pria kejang-kejang keracunan dan kondisi paha kalian semulus papan White Board, maka sesungguhnya saya cukup aman dan tentram. *digampar massal*

sekian dan terima gaji.

Rabu, 25 September 2013

[Poetry] Dunia Bercerita



Malam-malam remang
kunang-kunang diam mengintai
sudut-sudut surga dalam temaram
pohon palem berbisik lirih
aku yang renta ketika memilih satu
ketika mereka yang percaya takdir itu ada seribu
apapun itu sedih bahagia,
ironi dalam sebuah rencana
awan yang berbisik saat aku diam
dunia yang rapuh saat ku butuh sandaran
rintangan pahit sebuah nirwana
rona gelap sebuah senja
hawa sejuk sebuah dosa
sungguh aku bukan ksatria dari galaksi andromeda
dunia kelak yang bercerita
dan aku akan baik-baik saja

Rabu, 04 September 2013

[Random Story] Pertama kali pake lampu LED bulb

Lampu LED, salah lampu yang menggunakan LED sebagai sumber cahaya. Nah, lampu jenis ini sekitar 1-2 tahun kemaren berharga cukup mahal antara 100rb-200rban. Sehingga mengurungkan niat saya untuk membeli lampu jenis ini. Hingga akhirnya lampu LHE di rumah tiba-tiba mati. Dan cuman bertahan ga lebih dari 2 tahun. Hingga terbesit kemudian keinginan untuk membeli lampu lED.

Akhirnya saya berinisiatif untuk membeli salah satu lampu led yang agak murah di pasaran..
Dengan ukuran 1 watt ,2 watt , dan 3 watt. dengan masing-masing nilai lumen(pencahayaan) masing-masing sebesar 100 lumen, 200 lumen dan 300 lumen. Semakin besar nilai lumen, semakin terang cahaya yang dihasilkan oleh lampu tersebut.

Nah karena ukuran lumennya berbeda-beda akhirnya saya coba di tiga tempat

1. Lampu 3 watt(300 lumen) 
Nah karena ukuran kamar saya hanya 2,5x3M, maka ukuran lampu yang wajib untuk digunakan adalah lampu berukuran minimal 500 lumen (menurut info yang saya baca, 500 lumen adalah batas terendah dan cukup aman agar aman membaca). Ketika saya coba ternyata benar saja pencahayaannya kurang untuk kamar sehingga pilihan saya menggunakan lampu led berdaya 3 watt tidak tepat. Dan saya beralih untuk menggunakan lampu LED dengan nilai lumen lebih besar.

2. Lampu 2 watt(200 lumen)
Saya mencoba menggunakan lampu di kamar mandi 1,5x 2M , hasilnya cukup terang dengan pencahayaan 200 lumen. Untuk kebutuhan kamar mandi, tidak dibutuhkan pencahayaan dengan nilai lumen lebih besar dari 300-400 lumen jadi penggunaan lampu led 2 Watt dengan 200 lumen cukup tepat bagi saya.

3. Lampu 1 watt(100 lumen)
Saya coba memasang lampu tersebut di teras rumah, dengan daya yang dihasilkan. Lampu tersebut setara 8watt lampu pijar /5 watt LHE kualitas buruk(lampu LHE yang harganya 5-7ribuan). Dan untuk teras rumah yang hanya membutuhkan pencahayaan yang sedikit maka saya menyarankan untuk menggunakan lampu  ini. Selain hemat, juga cukup bagi saya.

4. Lampu 7 Watt
Setelah berbulan-bulan menggunakan lampu LED, akhirnya saya memutuskan untuk membeli satu lagi lampu LED untuk kamar diatas yang berukurang 3 x 3.5 M

Nah karena kamar saya terasa kurang terang, saya membeli lagi lampu merek P****s 7watt dengan pencahayaan 600 lumen, dengan harapan pencahayaan cukup agar saya dapat membaca dengan nyaman di dalam kamar.

Setelah dipasang hasilnya...



jreng jreng jreeeng.........., hasilnya cukup baik dan cahya yang dihasilkannya cukup bagi saya untuk membaca novel/koran di malam hari. Setara lampu LHE 11-15 Watt berkualitas baik (contohnya lampu merek shi***u,h*ri,p****ps).

Nah berdasarkan pengalaman saya yang baru beberapa bulan ini menggunakan kedua jenis lampu diatas, maka saya dapat menyimpulkan perbedaan utama LHE(lampu hemat energi) yang saya pakai di rumah dengan merek S***,Hi****, Ho** dengan lampu led ini adalah

1. Kualitas Cahaya
    LHE pada awal-awal penggunaan akan berwarna sangat cerah dan putih, hingga 2-3 bulan kemudian lampu ini akan berwarna putih agak menguning. Semua jenis LHE baik yang berkualiatas baik/buruk akan berkecenderungan menguning setelah beberapa kali pemakaian. Sehingga hasilnya tampilan warna cat di rumah tidak maksimal. Nah kalo LED ini cenderung stabil, warna yang dihasilkan tetap putih terang. Jadi warna cat pun tidak terpengaruh oleh warna yang dihasilkan.

2. Lebih Adem
    LHE lebih panas bahkan 5 menit setelah dinyalakan panasnya seperti nasi yang baru dimasak sekiar 60-80 celcius, nah kalo LED ini cukup adem, kalo dinyalakan lama pun suhunya paling hangat kuku. Tidak lebih dari itu. Sehingga lampu led ini akan menghemat pengeluaran listrik AC rumah anda, karena tidak menghasilkan panas berlebih.

3. Bahan yang digunakan
   LHE ini menggunakan bahan kaca, sehingga kesenggol sedikit saja bisa pecah. Nah LED ini sebagian menggunakan plastik/metal yang tahan goncangan dan tidak mudah pecah.

4. Hemat listrik
    Jika dihitung-hitung penggunaan 1 lampu led dapat menghemat 20-30% daya listrik yang digunakan LHE kualitas bagus dengan pencahayaan yang sama. dan saya sudah alami sendiri, penggunaan listrik di rumah saya menurun cukup signifikan sekitar 10-20% dan tagihan listrik menurun sekitar 10%.

5. Tahan lama
    Nah ini yang belum saya dapatkan, untuk saat ini semua lampu led yang saya gunakan masih baru dan tidak bermasalah. Namun berdasarkan klaim berbagai produk,  umur lampu LED rata-rata 15.000  sampai 50.000  jam atau 2-6x umur lampu LHE. Cukup awet bagi saya.

------------------------------------------------------------------------------------

Disamping itu, penggunaan lampu LED ini ternyata punya kelemahannya.
1. Bentuk setengah bola
  Bentuknya yang setengah bola membuat pencahayaan yang cenderung menyorot ke bawah akibatnya sudut pencahayaan tidak merata ke seluruh ruangan, sehingga bagian atas ruangan kurang terang. Nah diawal-awal saya kurang menyadari hal itu.
Tapi setelah melihat-lihat lagi ternyata model lampu LED yang sekarang sudah jauh lebih bagus, dimana pencahayaan lampunya lebih merata ke seluruh ruangan.

2. Mahal
   Harga lampu LED cenderung lebih mahal 2-5 kali lampu LHE biasa tapi untuk masa depan LED ini akan sangat marak. Lampu ini juga sangat awet sehingga kita tidak akan terlalu sering naik ke atap untuk mengganti lampu di rumah,

=====================================================

Tips untuk mengakali kelemahan LED

>Tanam Silang
Nah kalo tanaman pake sistem tanam silang biar untung. Begitupun dengan lampu led,kamu bisa menggunakan lampu LHE untuk pencahayaan yang merata sekaligus menggunakan lampu led untuk ruang-runag yang sedikit menggunakan cahaya. Sehingga selain irit, pencahayaan dalam ruangan pun terlihat baik.

Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat.








Sabtu, 17 Agustus 2013

[TIPS] Memilih Kosan

Anak kosan identik dengan kebebasan dan jauh dari kampung halaman.
Eiittts bentar dulu.. Jadi anak kos  berarti kamu punya pilihan untuk melakukan banyak hal tapi ada yang perlu kamu perhatikan. Layaknya pasangan hidup, kosan yang baik akan menjadi rumah bagi para perantau yang ingin mandiri dan bahagia. Tapi juga bisa menjadi neraka ketika salah memilih kosan.



ilustrasi kosan, google



Setelah pengalaman saya selama beberapa bulan jadi anak kos, akhirnya saya bisa menyampaikan beberapa tips mencari kosan yang sesuai buat kamu.
  1. Cari kosan yang sesuai.
    Kosan khusus cewek/cowok atau kosan campuran. Kadang kala risih jika kita satu kosan dengan lawan jenis. Kadang juga khawatir adanya pelecehan seksual yang dikhawatirkan dapat terjadi. Nah oleh karena itu, sebaiknya pilih kosan yang sesuai dengan kamu. :D
  2. Lingkungan Kosan, lingkungan kosan anak kuliah/kerja/suami istri
    Nah jangan sampe kamu salah memilih kosan yang isinya kelas buruh, sedangkan kamu sendiri mahasiswa. Karena ada kultur yang bakal bertabrakan ketika kamu melakukan aktivitas di kosan kamu.
  3. Dekat dengan tempat kerja/kuliah
    Salah satu alasan kamu ngekos adalah kamu cepat sampe ke kampus/kantor. Ngekos jauh hanya akan menambah pengeluaran ongkos + lama perjalanan kamu
  4. Dekat Warung/Minimarket/Supermarket
    Ini penting karena tiap hari kamu butuh berbagai macam kebutuhan mulai dari makanan hingga kebutuhan lainnya.
  5. Dekat dengan Warteg/tempat makan
    Ini juga penting. Apalagi ketika kamu kepepet karena kelaparan.
  6. Keamanan Lingkungan
    Waspada terhadap maling, kamu harus ingat track record dari kosan yang kamu miliki,  sistem keamanan yang dimilikinya dan yang paling penting untuk kunci tambahan(gembok dsb) dan usahakan kunci tambahan itu cuman kamu yang punya sendiri. Jadi kosan kamu benar-benar super aman.
  7. Listrik
    Jangan sampai kamu milih kosan yang sering mati lampu karena kekurangan daya.
  8. Air
    Pilih kosan yang airnya bisa diminum(air bersih dan bebas pencemaran).
  9. Kamar Mandi(toilet duduk atau jongkok)
    Kalo kamu kebiasaannya pake toilet jongkok, baiknya kamu menghindari kosan dengan toilet duduk dan juga sebaliknya.
  10. Kondisi bangunan
    Pastikan kondisi bangunan terbuat dari beton yang utuh dan usahakan kuat untuk meminimalisir efek gempa.
  11. Ventilasi Udara
    Kosan yang lembab selain mengundang penyakit juga mengundang jamur yang bisa merusak pakaian. Oleh karena itu wajib cari yang ventilasi(udara+sinar matahari) baik.
  12. Ukuran Ruangan
    Nah kalo badan kamu agak gede atau punya kegiatan banyak. baiknya pilih kosan dengan ukuran ekstra besar.
  13. Tempat Ibadah
    Usahakan dekat dengan tempat ibadah, biar kamu tambah imannya sama Tuhan. *so sweet
  14. Fasilitas Tambahan
    Biasanya kosan juga fasilitas tambahan kayak kamar mandi dalam, AC, lahan parkir, cuci baju gratis atau air minum galon gratis. Nah ini juga nilai tambah yang bagus banget, terutama buat kamu yang pengen kenyamanan lebih.
  15. Bebas Hantu
    Ga kepikiran ya? Coba bayangkan ketika kamu tidur di kosan kamu yang super nyaman layaknya seorang raja, tiba-tiba ada hantu mengintip di balik jendela... Kosan kamu seolah jadi istana hantu dong. hohohoohoh
  16. Sesuai Budget
    Nah ini yang paling penting, kosan itu bisa diibaratkan pengeluaran paling ga penting. Kita diem, tapi kita juga bayar.. hahaha. Maka pilihlah kosan yang sesuai budget.

Peralatan yang dibutuhkan sebagai anak kosan
  1. Peralatan Makan(Piring+gelas+sendok+sabun cuci piring)
  2. Peralatan Mandi
  3. Alat Masak(Rice cooker dan kawan-kawan)
  4. Setrika
  5. Gantungan Baju
  6. Peralatan Mencuci Baju
  7. Peralatan Pel
  8. Kesed
Optional
  1. Pengharum Ruangan
  2. Lampu Senter
  3. Kompor
  4. Kipas Angin
Hiburan
  1. Laptop
  2. Speaker
  3. TV
Personal
  1. Handphone+Charger
  2. Peralatan Make up/Parfum
  3. Obat-obatan / Suplemen tambahan

Nah segitu dulu yang penting jadikanlah kosan mu sebagai rumah + kamarmu sendiri. Respek anak kosan sebelah dengan tidak membuat kegaduhan agar kita semua bisa tenang dan bahagia. :)

Selasa, 30 Juli 2013

Dendam Cordon Bleu

Hari itu adalah dimana hari aku lulus sidang Tugas Akhir, 'yaaaaay! akhirnya bisa nraktir teman-teman lain yg udah lulus duluan'. Ohya kenalkan namaku Satria, seorang sarjana muda yang baru saja merayakan kelulusan.
Aku mungkin takkan pernah merasa seperti ini sebelumnya, mungkin sekali seumur hidup akhirnya bisa sarjana. Terjangan sidang tugas akhir seolah menjadi titik akhir dari ujian luar biasa, momen yang pantas untuk dirayakan bersama-sama. Aku berjanji kepada teman-temanku untuk mentraktir mereka sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus sebagai balas jasa atas traktiran mereka saat kelulusan.

Aku kemudian mengajak sebagian teman-temanku yang tak begitu sibuk untuk hadir disampingku.

Kevin bersama pacarnya Nadia, pasangan mesra asal Indonesia yang sering dituliskan dalam sastra jawa Kuno. Awalnya mereka sama-sama nyasar ke Rusia kemudian jatuh cinta pada saat Nadia tijalikeuh terjatuh di pematang sawah di Paris, kemudian Nadia pingsan karena geger otak, hingga saat Nadia bangun, dia melihat Kevin yang menyelamatkannya. Nadia pun akhirnya jadi geger perasaan(bukan geger otak lagi). Begitupun perasaan Kevin.  Kemudian mereka pacaran hingga sekarang.

Agus makhluk yang suka dengan anime-anime, his jokes sometime are the worst. Anak yang terperangkap dalam tubuh dewasa, atau dalam sinteron, kita dapat menyebutnya 'anak yang tertukar'. Mudah berteman dengan setiap orang bahkan dengan wanita sekalipun, tapi sekalinya dia jatuh cinta, dia langsung kena friendzone. tragis!

Feri si muka serius, kadang senyum, kadang ketawa, kadang ngelawak sambil serius. Ibarat komet Hale yang melintas 76 tahun sekali, si Feri ini kadang orang lagi ngelawak, dia paling jarang ketawa. Tapi sekalinya ketawa, semua orang pada pecah gendang telinga.. hahahaha kampret!

Handoko, makluk paling cerewet yang penah diketahui hidup sebagai spesies terlangka di muka bumi. Karirnya kadang jadi stunt-man, kadang jadi pesulap. Kadang jadi detektip yang sering nyasar naek busway. Kadang salah jurusan. Dia selalu berkata, nyasar bukan bagian dari hidupnya, melainkan rutinitas.

Ohya mereka datang-datang jauh dari Jakarta ke Bandung hanya untuk menikmati traktiranku yang amat sederhana. Aku senang mereka bisa datang. Walaupun dengan kondisi dan kesibukan mereka saat ini, aku belum bisa berharap banyak mereka mau datang kesini. Aku paham betul kesibukan mereka seperti apa oleh karena itu kurencanakan agar pertemuan kami menyenangkan.. Kurencanakan weekend ini kami bertemu, dan kami sepakat untuk berada di tempat yang tak jauh dari kawasan utara Bandung. Kami memilih resto tersebut karena menurut kabar makanannya enak dan ada banyak pilihan.

Siang itu, Kevin dan Nadia datang duluan bersama Feri yang tak henti-hentinya membuat mereka tertawa. Kemudian datanglah Handoko yang datang 5 menit kemudian, dengan gaya celengak-celinguknya.
Handoko ternyata sudah ada disana dari sejam yang lalu. Dia nyasar ke meja yang salah -__-
Kemudian aku datang kesiangan seperti biasany selayaknya superhero yang selalu datang kesiangan. Dan yang terakhir datang adalah Agus, 3 jam lalu dia bilang OTW, taunya baru datang jam segini.

Kevin dan Nadia memesan sup yang isi jeroan, aku gatau namanya apa. Yang pasti melihatnya saja aku udah mual. Aku sendiri memesan sup rawon walapun pada awalnya dalam benakku, aku ingin steak. Dan karena aku pikir momennya cukup bagus, sebaiknya 'aku memilih makanan yang ga biasa'. Bisa dibilang sekalian wisata kuliner dengan mencicipi makanan yang baru.
nah perkiraanku yang namanya rawon, isinya mirip-mirip serangga tawon. Kenyataannya adalah isinya daging warnanya itemm, langsung seleraku naik turun, membayangkan warnanya yang gelap -__-

Dan oh wait, apa yang dipesan Feri adalah steak cordon blue dengan prosi jumbo yang terlihat sangat nikmat. Aku tak tahu mereka pesan itu, -__- . Karena waktu kami tak banyak, kami langsung melahap makanan kami masing-masing dan seperti biasanya.
Nah saatkucoba makananku sendiri, sial banget aku makan itu
Oh wait, kok rasanya ga begitu enak ya.. Masih enak ayam saos tomat deh.

Kemudian si feri menghampiriku dengan muka Trollnya..
'napa muka lu kayak disengat tawon?'
'asemm ni makannya ga enak', muka gw udah mirip tawon
'Ya elah gw bilang juga apa, masih enakan Cordon Bleu gw'



Ilustrasi Cordon Bleu(google)

Kemudian dia memperlihatkan cordon bleu dalam porsi yang sangat banyak.
Kemudian gw mengernyitkan kepala gw
"Terus gw harus bilang wow gitu....kehedd!"
"ga usah, mending lu beli aja lagi cordon bleunya.. huahahhahahaha ", suara tertawanya terbahak-bahak memecah jendela-jendela dalam restoran

"Oke gw akan beli lagi nanti", tukasku dengan muka super serius dan penuh dendam kesumat.

Aku berusaha keras agar mendapatkan cordon bleu dengan memesan via mas-mas pelayan restoran. Sesaat setelah aku bertanya kepadanya, matanya berbinar-binar penuh dengan kebahagiaan.
"Cordon Bleunya sudah habis", suaranya riang. Dia tampak senang sekali seolah tidak menanggapi perasaanku yang berkecamuk dalam duka.
Sedangkan aku saat itu tertunduk lesu di sudut restoran, sembari menatap lantai dengan lesu.

Akhirnya kami pulang. Mereka langsung pulang ke rumah mereka masing-masing.aku mengucapkan terima kasih karena mereka berkenan datang kemari. Tapi aku takkan pernah lupa dengan perlakuan mu Feri, dendam kesumat ini akan terus berjelaga dalam lubuk hatiku sampe akhirnya kau bisa mendapatkan cordon bleu yang lebih enak dari yang kau sodorkan padaku!

Hilang di Kebun Binatang Bandung | Ketemu pahlawan

Baiklah kali ini saya mau bercerita mengenai pahlawan. Suatu hari aku pernah  bertanya ke temanku namanya si Hermawan, 'What is hero? ...